Tampilkan postingan dengan label saya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label saya. Tampilkan semua postingan

Selasa, 26 April 2016

Tugas Akhir!? part masih development -_-

cie yang baru muncul lagi. cie.

jadi, semester kemarin itu menurut gue semester tergaring sepanjang masa. karena abis praktika, kita balik lagi ke rutinitas kuliah-santai yang isinya cuma masuk kelas dan kerjain tugas. rasanya tuh aneh setelah lo di gencet sama yang namanya praktika, terus abis itu santai lagi.

aneh banget.

nah, semester kemarin angkatan gue agak sedikit heboh karena Dewa ngambil Tugas Akhir duluan. dan sendiri. heboh disini karena dia baru aja praktika. menurut gue sih gila banget. segitu aja praktika udah meres otak banget, apalagi TA! tapi sayangnya, doi gugur di tengah jalan karena belom siap. dan semester ini doi cuti. terus gue berceletuk sambil gak mikir gitu, 'yaelah. gitu doang tuh? cemen deh Dewa.'

detik ini, gue tarik celetuk bego gue itu.

semester ini (semester 6) gue akhirnya ambil Tugas Akhir. di angkatan 13, yang ambil kelas ini cuma gue sama Asep. tapi kita nggak sekelompok lantaran gue udah keburu 'salaman' sama Yazi dan Arief. Asep mengikuti jejak gila Dewa, doi mau sendiri aja. gue sih nggak bakal berani sendiri, berdua aja kemarin capek banget, gimana sendiri coba???

tadinya gue merasa bakal ringan karena anggota kelompok lebih rame. bahkan sekarang jadi berempat, masuk lagi satu anggota yang latar belakangnya pindahan dari kelompok lain yang semester kemarin katanya gagal Tugas Akhir. pas dia gak masuk, gue belom sadar kalo ternyata doi bawa beban paling berat buat kelompok gue.

taunya, anggota berempat itu nggak ringan. pas prakika kemarin, gue berantem banyak sama Fardan. istilahnya cuma dua kepala yang bongkar pasang cerita. nah, saat ini karena gue berempat, jadi ada empat masukan yang harus gue pertimbangin selama buat cerita. yang itu artinya, gue bener-bener kudu sangat selektif ide mana yang bisa masuk dan mana yang enggak.

jujur aja,cerita kali ini full sutradara gue yang punya. gue cuma ngacak-ngacak aja, soalnya gue nggak terlalu menguasai latar belakang cerita kaya gini. bukan genre gue lah. kalo doi bilang gak dan dengan alasan logis, ya gue terima. gitu. gue merasa sangat gagal deh, entah kenapa -_- (katanya sih perasaan yang wajar saat lo lagi ujian. gatau juga sih) dan malah keliatan sangat manja karena gue bener-bener gak bisa kalo sutradara gue nggak ngeguide gue (baca: temenin nulis)

sampe mau deket-deket deadline pun, hanjengnya ada aja masalahnya. ada aja yang diputer-puter sama dosen, baik dosen pembimbing gue maupun dosen pembimbing Arief, sutradara gue. karena keduanya punya pandangan masing-masing, dan berbeda juga dengan pandangan kelompok gue (yang sempit) "oh jadi gini maksudnya dilempar-lempar sama dosen" kata Arip. so bijaq emang doi.

intinya sih, deadline tanggal 30 tapi gue belom masuk ke skenario. terbaik memang Aulia Mustika. terbaik 2016 (tepuk tangan sendiri diatas kegagalan sendiri)

doain yang terbaik aja buat kelancaran skenario yang belom lock ini. see you next posting!

Jumat, 18 September 2015

*

setitik tinta jatuh dapat mengacaukan sebuah kertas kosong.

selihai-lihainya pelari, pasti pernah merasakan sakitnya terjatuh.

sesabar-sabarnya orang, pasti dia memiliki titik dimana rasa sabarnya bisa hilang.

mengerti? tidak pernah ada yang manusia yang menjalani hidupnya dengan sangat sempurna. justru kesalahan-kesalahan yang diterimanya itu yang dapat membangunnya menjadi lebih baik. jika sudah mengetahui kesalahannya, maka manusia akan berhati-hati kedepannya. maka pengalaman hidupnya akan lebih kaya dari sebelumnya.

namun ada saja manusia yang tidak pernah kapok mengulang kesalahannya secara terus menerus. entah dia manusia yang bodoh karena gemar menyakiti diri sendiri atau karena dia tidak tahu mana yang harus diperbaiki sehingga kesalahan tersebut diulang dan terus di ulang.

manusia memang mahluk Tuhan yang paling sulit dimengerti.

sepatah dua patah cerita

pp jakarta bogor itu nggak sedeket kaya botani ke pmi. jauuuuh banget, lamaaa pula. apalagi kalo misalnya kereta gangguan. bah, nginep kayaknya di kereta :| jadi, daripada bengong gajelas, gue suka bikin cerita pendek gitu. ceritanya sih, mau ngikutin vale itu *dikeplak vale gegara ngikutin* yah, tapi gak sebagus vale punya sih .___.v

oh iya, betewe thanks ya le udah bantuin gue bikin skenario buat tugas. uh emang temen gue paling unyu valerie ini :*

so, ini dia beberapa yang gue buat. boleh ketawa, soalnya isinya galaaaaau semua. yak malum lah ya, belom punya pa*some text missing*

#1

Merindukanmu itu sulit sekali dilalui, setara dengan bencana alam dasyat yang menimpa negriku. Rasanya seperti sebuah celengan tanpa koin, kosong. Seperti luka yang belum kering, terasa sekali rasa perihnya. Perih tidak melihatmu dengan bola mataku sendiri.
Jadi, kamu masih meragukan betapa pentingnya dirimu untukku?
Penting. Satu kata dengan arti yang mendalam menurutku. Tanpamu, aku hampa. Tanpamu, aku sepi. Dan tanpamu, aku tidak akan sempurna.
Meski, berlebihan aku berkata bahwa aku tidak bisa hidup tanpamu. Namun, itulah yang kurasakan saat ini.
Buat apa aku berbohong tentang perasaanku?

#2


Katanya, cinta itu saling melengkapi. Seperti kanvas dan kuas beserta catnya. Kanvas kosong tidak pernah terlihat indah. Maka kanvas membutuhkan bantuan cat dan kuas untuk melengkapinya, membuatnya indah. Dengan begitu, kanvas terlihat sempurna, menjadi sebuah lukisan. Begitu juga dengan hati. Dia membutuhkan sesuatu yang bisa mengisi kekosongan yang ada. Sesuatu yang membuatnya menjadi sempurna, lengkap, dan indah. Sesuatu itu bernama cinta, dan kamulah yang bisa memberikannya.

and than, about us...

Menikmati buliran kenangan yang jatuh satu-persatu ke bumi ini, membasahi tubuhku yang sengaja berdiri untuk menikmati sensasinya. Satu demi satu bulir kenangan itu menunjukkan sebuah kenangan penuh emosi, yang kubiarkan mengalir dalam benakku. Tanpa sadar aku tersenyum, dan membiarkan buliran emosi bercampur dengan tetesan tangis awan bersatu, tanpa ada yang tau. Semakin lama, tangisan awan semakin mereda meski suaranya malah bertambah deras, memaksaku membuka mata dan melihat apa yang terjadi. Tangan besar itu tepat berada di atas kepalaku, menghalangi tetesan hujan ke tubuhku. Dan, ciptaan sempurna Tuhan berdiri di belakangku, tertawa geli kepadaku.
"Apa yang kamu lakukan?" Pelan, namun pasti suara itu menggelitik pendegaranku. Tangan yang satunya lagi ikut melaksanakan tugasnya menutupi kepalaku, sambil berbisik lembut. "Gawat kan kalo sampai terkena flu"
Aku hampir saja terjatuh, saking lembutnya suara itu ditelingaku.
"Aku tau kamu menyukainya, tapi setidaknya bawalah payung"
"Untuk apa? Bukannya beginilah cara menikmati hujan?" Aku melawan tatapan teduhmu. Senyum yang selalu membuatku tenang muncul lagi. Dan lagi-lagi, aku dibuat terpesona olehnya.
"Apa yang kau tunggu?" Tanyanya padaku. Aku tersenyum kecil, menunjuk pada sebuah gerbang biru berbentuk hati yang tertutup rapat.
"Aah, kau menunggunya terbuka"
Ya, menunggu berapa lama hati itu bisa terbuka untukku.
"Menepilah, hujannya makin deras" suaramu nyaris tertutup oleh suara hujan turun, tapi aku mendengarnya. Aku menggeleng kecil, tidak ingin kalah dengan hujan yang semakin deras.
"Aku masih ingin disini"
Untuk menunggu.
"Kau tidak mau pulang?" Tanyamu heran. Aku lagi-lagi menggeleng kecil. Senyum kecilku tidak selaras dengan isi hatiku.
Aku tidak bisa pulang, rumahku sudah ada yang memilikinya.
"Baiklah" kata itu merupakan kata terakhir yang kamu ucapkan. Kamu meninggalkan tangganmu pelan-pelan dari atas kepalaku, lalu pergi, menghilang dari pandanganku yang semakin kabur oleh air hujan.

percakapan tengah malam

Malam ini terjadi lagi, kejadian tiga tahun yang lalu. Namun, semuanya telah berbeda dari sebelumnya, meski aku masih mengaharapkanmu. Namun, kamu sudah tidak mengaharapkan gadis itu, dan gadis itu sudah sangat berbeda jauh dari gadis yang kita kenal dahulu.

Sadarkah kamu, hanya kita yang tidak berubah?

Hanya kita berdua yang masih tertawa dengan suara yang sama, bercerita dengan intonasi yang sama, dan menatap dengan tatapan yang masih sama.

Lalu, kenapa gadis itu lagi yang merebut perhatianmu?

Mendengar gadis itu membutuhkanmu, rasanya sakit sekali. Seakan memang dewi fortuna sangat sayang pada gadis itu. Dan aku selalu kasat mata diantara kalian. Ingin rasanya aku egois, ingin sekali mendapat perhatian darimu, seperti yang gadis itu dapatkan. Namun, bisa apa aku?

Bisakah sekali saja, dewi fortuna berteman denganku? Bisakah aku merasakan kebahagiaan yang gadis itu dapatkan dari kamu?

Gadis yang sangat rapuh! Sadarlah, kamu sendiri yang mengubah keadaan seperti ini! Dan kali ini, kamu mengharapkan keadaan seperti sebelumnya? Lalu, kapan aku bisa menikmati apa yang pernah kamu rasakan? Kenapa harus aku lagi yang mengalah?

Ck, aku egois sekali.

Mau menangispun, percuma. Air mataku tidak akan bisa membalikkan semuanya. Tidak akan bisa mengubah keadaan. Mau berteriakpun, tidak  akan bisa mengubah segalanya.

Dan kamu akan terus mengkhawatirkan gadis itu. Karena gadis itu pernah ada di hatimu. Dan aku hanya diam menonton momen yang terjadi sembari sibuk menghapus air mata. Karena, aku tidak pernah ada di hatimu.

sampai kapan Tuhan, aku bisa keluar dari lingkaran ini dan mendapatkan kebahagiaanku sendiri?

-sori kalo masih jelek, namanya juga masih newbie-

note: ternyata postingan ini udah ada di draft entah dari kapan. cuma belom di posting aja gara-gara empunya blognya belom berani. he. hehe. hehehe.

Minggu, 13 September 2015

#

hal terbodoh adalah tidak mengakui bahwa cinta telah singgah di hatimu.

terlebih lagi menyangkal adanya cinta yang sudah kamu ketahui itu.

lalu kamu hidup dalam kepura-puraan. dimana egomu terlalu tinggi untuk meneriakkan isi hatimu.

kemudian menyesal,

saat semuanya sudah terlambat.

ah, manusia.....

Jumat, 04 September 2015

Balada Praktika

well, dengan postingan ini muncul berarti mata kulaih Praktika telah selesai.

*ketok palu*


jadi, kelas Praktika akhirnya kelar juga DAAAN semester 5 udah di depan mata. agak amsyong sebenernya sih ngadepin kelas yang satu ini. dikit-dikit gue nangis (karena stres, seperti biasa), marah-marah gak jelas, ngomel sana sini (sampe biasanya ngomel sama orang lain) sampe ke ngambil keputusan tanpa mikir panjang dan dalam keadaan emosi. note to my self, sifat-sifat yang kayak gitu harus kudu wajib buat diberantas secepatnya. ALL I NEED CUMA ORANG YANG BISA NGONTROL GUE!!!! (misalnya: ijal dan patrick)


dengan postingan ini, saya selaku penulis blog harus cepet-cepet minta maaf sama terima kasih ke orang yang sekelompok sama mahluk random ini yang gak lain gak bukan Fardan. tar ya Dan, gue masih gengsi sebenernya buat bilang makasih. he biasa cewek gengsinya gede.


hasil akhir Praktika kali ini sebenernya nggak mengecewakan, malah diluar dugaan. nilai gue, alhamdulillah A. beberapa dosen suka sama ide cerita dan ceritanya, juga filmnya. meski gue akui masih banyak (banget!) kekurangan di film gue. ya kan namanya belajar, jadi bakal terus dan terus ngeksplor cerita kedepannya. puas? gue masih nggak puas dan mau terus nyoba. /asek/


tapi gue jadi krisis identitas. semua taunya gue jago di bidang produksi padahal..........produksinya bobrok hiks. padahal mayor gue penulisan skenario..... tapi ada juga yang muji-muji skenarionya. ya cewek kan pengemis pujian huahaha.


anyway, semua itu sebenernya nggak akan gue dapet kalo gue berdiri sendiri (alasan kenapa harus bilang terima kasih sama pardan. emang gila Fardan isi kepalanya -_-). gue juga punya team produksi yang asoy. BIG THANKS TO ANAK D3 2012 YANG MAU-MAU AJA GUE KERJAIN BUAT KERJA RODI!!! lapyu bang, mpok hehe.


semua yang berhasil pasti ada proses di baliknya. selama produksi gue banyak banget masalah, apalagi lokasi. gue kapok sih sebenernya jadi produser, karena bukan bidang yang gue ahlikan (?). malah ada kecelakaaan (oh iya, BIG THANKS JUGA BUAT VERO! tapi sampe sekarang gue masih gamau chatan sama doi, males jadi bahan ketawaannya doi -_- emang gak tau diri gue tuh...) dimana pemeran utamanya keselip kaca jadi harus berdarah pas adegan nonjok kaca. udah dag dig dug seer banget sih pas kejadian sampe gue ngehang sebentar. selain itu, editingnya tiba-tiba bilang mau cabut soalnya sibuk banget. kaya ada petir nyambar, terus mendung, terus badai. iya tau lebay -_-


jadilah pardan (lagi-lagi makasih Dan -_- durhaka gue jadi temen) sebagai editor (meski gue nggak setuju sepenuhnya sih). ada lagi masalah misscom, bisalah cewek parnoan mulu. sampe gue beneran emosi sih. emang ganas gue, pantes susah punya pacar (APADEH)


ya singkat kata editing lancar, dan disprod juga lancar jaya! bahkan disprod gue bisa dibilang paling tebel. percayalah, gue sendiri gak tau nulis apaan di desai produksi gue -_- kemudian kami sidang. jeng... jeng... jeeeng.....


waktu pas sidang sebenernya gue sport jantung banget. DISPROD GUE REVISI! jadi harus di print satu-satu buat nulis halaman di bawah kertas situ. gitudeh. dan gue dengan nggak tau diri minta tolong Fardan lagi (SUMPAH DAH DAN GUE DURHAKA GUE TAU!) buat ngeprint halaman yang revisi plus ngasih halaman di setiah lembar. sampe pagi, kerjaan itu nggak kelar-kelar. sampe sidang mulai, FARDAN GAK DATENG-DATENG! kan amsyong banget, untung kelompok gue terakhir. udah kaya drama banget deh, gue sampe bulak-balik cek parkiran karena udah parno. pas dateng rasanya kaya....nggak makan seminggu terus dikasih kupon diskon makan gratis. apasih lebay gue -_-


sidang juga berjalan lancar. gue udah mikir pertanyaannya bakal ajaib. ternyata nggak juga, malah termasuk mudah sih. Alhamdulillah, kelompok gue masih dikasih kemudahan, hehe. yang bikin wow banget saat Mas Marselli ngacungin jempol ke gue. ASLI INI BENERAN! kaget banget karena dia nggak pernah seekpresif itu. gue, sebagai manusia paling ekpresif, nggak bisa nyembunyiin rasa seneng gue. he, setidaknya dosen mayor gue ngakuin gue bisa nulis, itu udah cukup banget!!!


gitu cerita singkatnya Praktika Terpadu. sebenernya banyak banget pelajaran yang bisa gue dapet dibalik ngerjain film pendek tersebut. ternyata kerja dalam sebuah kelompok gampang-gampang susah juga, kudu nggak maksain ego sendiri, kudu sadar kalo kerjaan ini punya bersama bukan punya sendiri.


sekarang lagi gue proses buat ikut lomba sana sini. siapa tau bisa menang, siapa tau bisa festival (AMIIN) dan jalan-jalan duluan ke tempat festivalnya (berharap sampe ke luar sih). doain aja, film dengan judul HAMISTAGAN bisa terkenal (ceilah, jualan judul duluan).


udah dulu ya, mau isi krs yang bentrok-bentrok. hiks kuliah lagi...


update: beberapa foto yang gue temuin di memori selama proses produksi (proses ngitus, hehe). maapin ya, beberapa isinya malah selfie...

kenalin ini bombom, anak tebet yang jualan lakban.

lagi sibuk langsung selpi. maapin kita yak....

SUMPAH, BIG THANKS BANGET SAMA LO SEMUA!

TIM DATENG-CUMA-BUAT-SELFIE! lav yu idung-idungku :*


edisi gue-mau-cek-frame-dulu. pardan persi serius.

so sibuk. gadeng, ini mau take!

"gimana nih Dan enaknya?" "tar ye bang, ada yang nyelip di gigi"

pero pardan. liat yang bener per, tar gak gue kasih makan!

produser terbaper se-IKJ. semua pasti setuju.

kalo dari jauh keliatannya gini. tebir. rame banget kan kaya pasar malem -_-

"yuk take, yuk!"

scene ter-ribet-sampe-aul-udah-mencak-mencak. hehe.

setelah final ppm. sebelum pada ngitus. gak ada tegangnya -_-

kita, tegang?

full team kelas praktika D3 2013. bang Gilang kan 2012, jadi ya... jadi...

setelah sidang. BAHAGIA KAN LO SEMUA, AKHIRNYA PRAKTIKA SELESAI!?

Kamis, 16 April 2015

Semester 4 dan Praktika

buset, postingan terakhir gue udah lama banget ya -_-

hai hai hai! diem-diem sekarang gue udah semester 4 di IKJ! semester 4, berarti udah 2 tahun mendekam di kampus super ajaib ini. dan semester 4 ini bisa dikatakan sangat gila. gila dimananya?

gila di tugas untuk akhir semester.

well, anak D3 prosesnya beda sama anak S1. kalau mereka, baru semester 5 dapet mayor dan langsung Praktika. sedangkan gue, semester kemarin dapet mayor dan semester ini Praktika. Praktika itu (kalo yang gue tangkep) semacam simulasi Tugas Akhir dimana lo harus mempersiapkan dari proses pembuatan film pendek, shooting, sampe ke pas film selesai dan siap buat ditonton. atau kalau bahasa anak-anak Praproduksi, Produksi sampe Pasca Produksi.

tapi tenang aja, gue gak mungkin one man show (men?) buat praktika ini. biasanya praktika itu perkelompok, minimal 3 orang satu kelompoknya. yang bikin gila buat angkatan gue, kita semua nggak bisa memenuhi kriteria di atas karena jumlah anaknya kurang. gini deh gini, pembentukan kelompok biasanya diliat dulu dari jumlah anggota terbanyak dalam satu mayor. kasusnya angkatan 2012 kemarin, anak kamera paling banyak dari yang lain, maka dibuatlah kelompok sesuai jumlah anak kamera. kasus angkatan gue, mayor penyutradaraan dalam kelas praktika lebih banyak yaitu 4 orang. jadi dibuatlah 4 kelompok buat praktika. masalahnya ada pada jumlah total mahasiswa di kelas praktika. kita semua totalnya 9 mahasiswa dengan 4 sutradara, 2 kamera, 1 editor, 1 penulis skenario, dan 1 produksi. amsyong banget kalo harus dibagi 4, paling dapetnya satu kelompok 2, dan cuma satu kelompok yang bisa menuhin kuota standar. tapi mau gimana lagi, karena nggak mungkin juga ada 2 sutradara dalam 1 kelompok. jadinya kita dibagi 4 kelompok. Dean sama bang Gilang (produksi) dan Fazrin (editor). kelompok yang awalnya pecah dulu gegara mendadak ada mahasiswa yang masuk kelas Praktika, eh tapi dia gak ada progressnya dan jadinya (entah) didiskualifikasi. terus Mega sama Asep (kamera), yang agak sedikit keteteran karena Mega sempet sakit (cepet sembuh Meg!). Fardan sama gue (senario), si kelompok bogor. gue baru sadar kalo kelompok gue agak sedikit susah buat stay sampe malem di jakarta pas kita lagi buat cerita. masalah kita cuma kereta paling terkahir ke bogor jam 12 malem. itu doang -_- terus yang terakhir Dewa sama Kariim (kamera). duo kacamata yang diam-diam menghanyutkan. asli.

nggak sampe situ aja tantangan kita (cie tantangan), masalah jadwal shooting kita juga agak akmpret. kita dikasih waktu buat persiapan cuma sebulan. gue caps aja biar tegang, SEBULAN! karena biasanya, kita dikasih waktu buat persiapan sekitar 2 bulan, dengan kata lain kita mau gak mau harus gerak cepet supaya bisa produksi dengan maksimal. amsyong.

kebetulan, gue dapet partner Praktika yang lumayan gila. Fardan tipe-tipe manusia yang perfectionis dan ambisius. apa-apa kritis, tapi agak labil. mungkin karena kita buat cerita sambil riset juga, jadi banyak yang berubah-ubah pas skenario udah kelar, dan kadang malah balik lagi ke kesepakatan awal. makanya gue bilang labil. gue sedikit kewalahan buat nyamain langkah karena anaknya lebih cepet kerjanya dari gue. bagus sih, tapi labilnya ituloh. gakuna, gak kuat gak nahan.

Praktika itu yang diliat kan kerja samanya. menilai mahasiswa bisa gak kerjasama sama orang lain, karena kerjaan kita nantinya juga harus perkelompok, berurusan sama orang lain yang gak tau sifatnya sejalan apa nggak sama kita. kalo mau ngomongin sifat, gue sama Fardan sifatnya beda jauh. kalo cara kerja mungkin sama, sama-sama nggak bisa diem dan suka ngerasa aneh kalo tiba-tiba gak ada kerjaan. tapi kalo personalitas, doi orangnya lebih tenang daripada gue. gue sih, kapan tenang coba? dikit-dikit mikirin jeleknya gimana, hiperbola lah. lebay. dramaqueen. tapi nggak salah dong antisipasi? sedangkan doi, entah kenapa tenang banget. gue tebak sih kalo dipikiran dia, semua bakal berjalan lancar jaya tanpa hambatan. jadi kadang cekcok kita cuma di gue yang ketakutan dan dia yang optimis. kadang berantem juga sih, tapi gue kan pelupa juga jadi cepet lupa juga kalo lagi marahan.

tapi gue percaya sih sama dia. sejauh ini masih terkontrol. masih di jalan yang bener (azek). gue berasa lagi di acara The Geniusnya Korea, atau di Liar Game yang harus pinter-pinter nyusun strategi buat menuju kemenangan. sekarang karena kesoidean gue yang merasa bisa ambil alih Produksi, gue lagi agak keteteran. baru kerasa pusingnya, tapi serunya juga parah. gatau gue emang gue yang demen sibuk-sibuk atau emang passionnya (dengan kata lain gue salah mayor, hehehe. ah tapi gak juga sih).

doain aja sampe produksi lancar jaya tanpa hambatan. doain aja ke ganasan gue (baca: sifat uncontrolnya emosi gue) nggak keluar parah sampe ke pas produksi. sekarang lagi nyamain tujuan sama divisi lain supaya lancar produksinya.

ASAP gue bakal posting cerita sampe sidangnya deh!

Senin, 24 November 2014

Lapor!!

asli. semester 3 rese banget!

jadi ceritanya, semester 3 udah setengahnya dijalanin sebagai anak skenario satu-satunya. perlu di garis bawahin bagian 'satu-satunya', supaya jelas bahwa anak D3 2013 cuma gue yang dapet mayor skenario. kebayang dong gimana keadaan kelas mayor gue?

nggak sombong sih, cuma miriz pake z gitu. soalnya di kelas  mayor cuma sendirian. krik gitu berdua sama dosen. bertiga deh, kalo asdosnya lagi kepengen ikutan nimbrung juga. kalo lagi sama-sama mikir, cuma suara ac dan detik jam dinding yang kedengeran. untung gaada suara jangkrik. kelas dimana aja hayu. masuk juga smsan kita nentuinnya. keren gak tuh?

"Li, lu kuliah ape home schooling?"

nggak cuma gue aja yang jadi mahasiswa tunggal di kelas mayor. Regi juga nasibnya sama. dengan dosen yang bisa di bilang kalo ngajar isinya curhat. gue nggak ngerti lagi kenapa tu anak malah milih masuk mayor itu. setiap keluar kelas, wajahnya selalu ceria. entah karena dia dapet ilmu apa dapet 'ilmu' -_- mungkin dia punya rahasia untuk bisa bertahan hidup di kelas mayor itu... entahlah. tapi, ternyata kadang-kadang ada mahasiswa entah angkatan berapa yang masuk kelasnya. yaah, lebih rame dari kelas gue deh ya.

dan tebak, ternyata anak D3 lumayan banyak juga!

entah karena gue kurang gaul apa nongkrongnya di ujung kulon atau mereka yang nongkrongnya suka nyumput (?) gue baru ketemu para tetua (baca: senior) sesama D3, yang selama ini tidak terendus keberadaannya. serius deh. khusus untuk anak 2012, gue kenalnya dari job pas liburan kemarin. jadi, gue sama dea (bukan adek gue) diajakin job sama mereka. ya gitu deh, seingkat cerita gue males gabung gitu soalnya mereka rata-rata cowok dan obrolannya ancur gitu. kalian tau lah obrolan ancur gimana lah ya, gausah dijelasin. semua itu disebabkan oleh seangkatan mereka ceweknya cuma satu, makanya ancur. parah gilanya dari anak-anak gue deh gitu ya. nah, endingnya gue mencoba buat berbaur. dan malah aib gue ada yang kebongkar. jadilah bahan cengan setelah pulang. dan setiap ketemu di kampus, gue harus berantem dulu sama mereka baru ngobrol. terutama sama Mamang (bukan nama asli, nama aslinya Fadil, kebagusan), Dimas sama Arif. rese deh mereka bertiga. tapi ngobrol sama mereka-mereka para leluhur D3 kadang asik juga. dan, gue salut sama semangatnya. gatel gitu liat ada sutingan, rasanya pengen bantuin mulu mereka tuh. beda sama anak-anak gue yang semangatnya kedip-kedip kaya lampu kuning kalo udah jam 11 di pertigaan tamsis. semangatnya boleh di tiru, tapi kelakuan doang yang jangan. nah, karena deket sama anak 2012, merembetlah kenal sana sini sama senior yang lain.

terus, ini ceritanya lagi musim sutingan di kampus gue. anak S1 2012 pada lagi praktika, dimana anak-anaknya harus praktek per kelompok buat film pendek. sama Tugas Akhirnya anak D3. jadi, tawaran buat bantuin mereka lagi banjir gitu. awal desember aja 3 sutingan, nonstop gitu. di tengah bulan desember, bisa jadi 2 sutingan. beginilah kehidupan anak pilem di ikaje. saran buat yang mau masuk, mending pikir-pikir ulang. capek jadi anak pilem. nggak deng becanda hahaha, masuk aja seru kok. ada esa sigit katanya di angkatan 2014 (loh, kenapa jadi kesana?)

gitudeh, ternyata jadi anak film itu gak semudan ngucapin 'action' dan 'cut'. bikin skenario aja gak semudah buat cerpen di tugas SMA. susah-susah seru gitu.

segini aja deh cerita si anak film dari kampus kesenian di tengah Jakarta pada pertengahan semester 3. gatau deh gimana nantinya gue bakal ngadepin praktika yang katanya ribet banget di semester 4. gosipnya, kesolidan anak-anak diuji pas praktika itu. sama, praktika itu awal cerita dari setiap angkatan. kita tungguin aja gimana ceritanya nanti.

iye, nanti. maaf ya jadi jaraaaang banget buat posting. soalnya......gitu deh hahaha. see you on next posting, para reader tersesat!

Jumat, 13 Juni 2014

comeback!

*nyapuin blog*

ceritanyamah sibuk banget. padahal sih nggak juga :|
jadi, berhubung udah lama nggak posting dan nggak tau mau cerita apaan *wait, what?* kita berandom-random ria saja.

sebenernya diam-diam udah lama nggak muncul gue sekarang lagi mau mengakhiri semester 2 di IKJ. well, nggak kerasa aja abis ini kudu nentuin pilihan hidup mau kemana. *lebay* karena D3 termasuk kuliah kilat tanpa gelar, jadi semester 3 kita kudu nentuin bakal milih jadi apa di serentetan ahli dalam pembuatan film. feeling gue, bakalan ngambil produksi karena selama mata perkuliahan skenario telat mulu -_-v *nggak baik dicontoh* atau nggak artistik. dan curhat aja, selama jadi anak D3 di kampus kayaknya susah banget buat cari kenalan cowok ganteng (?) dari S1. susah bener keknya hidup jadi anak D3 yang susah banget diajak nyampur sama yang lain (meski sekarang sih udah mulai pada nyampur ya). yah itumah sedikit info aja tentang kehidupan gue di kampus. masalah cowok-cowok, ya nggak ada yang bisa diceritain. semua sama aja kaya cowok-cowok sebelumnya, yang menganggap gue bukan bagian dari kaum hawa alias dianggep cowok. makanya, cewek di kelas itu cuma ada 3, belum termasuk gue.

nggak, masalah gue masuk senat ngak akan gue bahas. cukup kalian tau aja kalo yang itu. kalo cerita enakan diceritain dari mulut gue sendiri. ya.

terus, kemarin pelek aka patrick ulang tahun yang ke 19. partinya ajib men. gue nggak mikir bakalan ada makanan prasmanan, bir, live karaoke, dan ibu-ibu nari sambil nungguin saweran dari nyokapnya pelek. itu semua diluar tebakan gue. gila emang tu anak kalo bikin parti suka wow banget sampe speecless dibuatnya gue. dan dia beneran baru 19. apa kabarnya nanti pas 21? nggak sih, soalnya kali ini dia ulang tahun sama syukuran kakaknya yang baru kelar kuliah. well, selamat buat ka angel!

berasa banget ya jadi anak kuliahan sekarang. yang dulu kalo main pasti sama pelek, sekarang ketemu tu anak aja susah banget. yang biasanya curhat lucuk sama yere, sekarang tau ceritanya tu anak aja nggak. yang biasanya pulang sama vale sama beta, sekarang dapet voice note dari vale aja heboh banget. dichat beta udah kaya di chat sama presiden aja yang sibuk banget kayaknya. yang biasanya main ramean sama sekumpulan anak-anak ke rumah merdut, sekarang aja mau ketemuan susah banget nyamain jadwal. yang dulu kalo mau nanya apaan yang gajelas sama temen, sekarang susah banget buat chat duluan. nggak adil men SMA cuma dikasih 3 tahun doang.

udah sih itu aja. ntar lagi posting yang lebih serius deh. ini baru pemanasan aja kayaknya. see you at next posting!



Senin, 23 September 2013

mahasiswa

dari judulnya aja, postingan kali ini tentang pamer. yee, emangnya cuma orang lain yang boleh pamer udah selesai ospek?

sebenernya inisih bukan ospek, tapi kaya pengenalan kampus gitu. namanya PPSA, singkatannya.....lupa. tebak aja sendiri deh -_- pokoknya ada pengenalan aja. nah, jadi kegiatan PPSA ini berjalan selama 2 hari. hari pertama itu PPSA kampus, dan kedua PPSA fakultas. di PPSA kampus kan berarti semuanya ngumpul tuh ya, dari anak yang nantinya bakalan eksis di atas panggung, yang bakal eksis diatas kanvas, sama yang eksis dilayar lebar. beeuh, ajaib men. belom apa-apa aja gue bisa prediksi kedepannya bakal ajaib. bukan... gue bukan cenayang. tapi, dari penampilan awal aja mereka udah pada ajaib. gue jadi mikir ulang, sebenernya gue nggak salah masuk kan?

PPSA kampus bikin gue cerita sama aneke nggak berenti-berenti. soalnya apa yang ada di atas panggung yang ditampilin sama senior di gedung kesenian bikin gue... merinding. nggak lebay, beneran. bisaan deh mereka itu. sampe gue jadi jiper, udah cocok belom ya gue disamain sama mereka? bakalan kaya mereka nggak ya gue nanti? suer, gue beneran mikir kaya gitu.

PPSA fakultas ini yang bikin nyengir-nyengir. udah kebelet lulus deh, langsung semangat kuliah. dan ternyata, manusia-manusia yang ajaib yang gue liat pas PPSA kampus satu fakultas sama gue..... ternyata. padahal sepanjang hari gue ketawain tu orang -_-

 *alumni lagi ngasih panduan bagaimana bertahan hidup di hutan, eh maksudnya kampus*

*muka ajaib penduduk ikj fftv tahun 2013*

besoknya, gue baru foto kartu mahasiswa sama ngisi krs. kocaknya ya, gue kan kurus kecil kaya tusuk cilok gini ya, terus ambil almamater ukuran s. eh ternyata setelah diukur-ukur lagi, ukuran s masih kegedean buat gue -______- berarti emang gue bener-bener kaya lidi di bagi 7 dibelah 3. karena gue itu manusia paling nggat tau malu, gue minta aja sama yang motoin buat editin foto gue supaya keliatan gendutan dikit. serius deh. sampe yang ngantri di belakang gue ngakak dengernya.

terus pas lagi dibimbing isi krs, ternyataa D3 angkatan gue bisa diitung pake jari 4 anak alias gak lebih dari 40 orang -___- udahmah ceweknya cuma berlima doang lagi.....

jadi, gue lagi-lagi gabisa ngebayangin gimana jadinya kehidupan gue selama di ikj nanti. semoga nggak ajaib-ajaib amat

Jumat, 12 Juli 2013

tertampar

karena ini postingan curhat banget, jadi fontnya sengaja putih, supaya yang bosen bacanya bisa udahan. apasih li......

jadi, kira-kira udah tiga setengah bulan nggak pake seragam rutin ke sekolah. rasanya aneh juga ya?

nggak, gue nggak kangen sama rutinitas belajar kelas tiga. capek kelas tiga tuh, capek stres sama ujian bla-blanya. tapi jadi pengangguran nggak ada kerjaan juga gaenak. duh, raisa pisan, serba salah pisan ya hahaha. terus 3 bulan ini, gua ngapain aja? nggak lain gabukan lagi buang-buang uang orang tua. ada yang ngajak main, pergi. ada yang ngajakin kesini, pergi. ada yang ngajakin kesana, pergi. nggak ada yang ngajakin pergi, calling temen buat pergi lagi. dan temennya yang terjangkau aja, yang deket-deket rumah supaya mainnya gak jauh-jauh *nyatanya sih, mainnya jauh-jauh mulu -_-*

terus, hubungannya sama judul postingan lo kali ini apa coba li?

yah, baru sadar aja, sifat gue ternyata jelek juga. keseringan main sama yang itu-itu aja bikin lupa kalau sebenernya temen gue itu banyak. dan temen gue sifatnya beda-beda, juga pemikirannya beda-beda. waktu itu, gue pernah kesindir soalnya dibilang sombong lah, lupa temen lah. waktu itu sebel juga digituin, emangnya gue harus kudu wajib main sama lo terus gitu? kalo gue main harus banget sama lo gitu? tapi disisi lain gue juga nggak enak sih, soalnya dulu kan pas masih pake seragam kalo main ramean gitu ya. gue waktu itu nganggep remeh aja. tapi, kata orang suka ada yang namanya karma.

akhirnya gue ngerasain apa yang temen gue waktu itu rasain. iri. iri gara-gara gue nggak diajakin main. sepele kan? tapi rasanya kesel banget. apalagi kalau mereka terus ngebahas tentang main mereka terus dan terus, cerita tentang betapa hepinya mereka. sedangkan gue seharian dirumah, betapa busuknya sendirian padahal kalo diajakin gue pasti ikut.

sepele yah? tapi ternyata gitulah isi hati temen gue waktu itu. dan rasanya, nggak enak.

dan ini merembet. waktu itu gue nyalahin orang lain, kalo temen gue kesel itu gara-gara dia. sekarang, gue nyalahin dia lagi karena kekeselan gue kemarin. gue buat temen gue kesel sama sifat gue yang kalo bete pasti asal. kalo dipikir-pikir, gue juga ada salahnya. kenapa nggak peka? kalo peka kan, pasti nggak ada yang merasa dirugiin? kenapa gue kurang inisiatif? kenapa nyalahin temen gue?

iya, peka itu gamesti buat gebetan atau pacar. temen juga bisa kok.

makanya, gara-gara itu jadi evaluasi diri sendiri. jelek juga sifat gue kalo diinget-inget. dan pasti rasanya gaenak digituin sama gue. ya gitulah.......

jadi sekarang lagi nyoba lebih baik istilahnya sih, coba nggak neting sama orang. lebis suka nyapa, soalnya dari dulu gue pelit nyapa, takut dibilang so kenal *yang ujung-ujungnya dikiranya sombong -_-* sama coba ngertiin orang lain.

berubah untuk kebaikan, apa salahnya?

Senin, 17 Juni 2013

bahkan aulia aja bisa galau....

perasaan itu gabisa dibohongin kan?
ditengah-tengah semua membahas 'cowok itu' ke gue, lagi-lagi cuma lo yang hinggap di kepala gue.
disaat gue sama 'cowok itu', gue selalu membatin 'kalo lo sama gue diposisi ini, gimana ya?'
disaat gue ada masalah, pasti kepikiran 'kalo gue bilang sama lo, lo bakal bilang apa ya?'
bahkan sampai berharap gue balik ke masa-masa dimana gue ada buat lo, dan lo juga selalu ada buat gue.
sebelum lo menemukan apa yang lo inginkan, juga sebelum gue menemukan bayangan lo.
lo lagi, lo lagi. ga bosen apa?

bukan, lo nggak capek apa li, ngejar sesuatu yang udah pasti nggak bisa lo gapai?

tentang kelulusan dan acara-acaranya

(late postingnya parah pisan)

alhamdulillah, hasil kelulusan kemaren SMA BUDI MULIA BOGOR LULUS 100% yeeee *loncat-loncat* dan gue udah nggak dipanggil 'Aula' lagi sama sir Wied. kenapa gue dipanggil 'Aula'? soalnya manggil Aulia ribet, katanya. padaha biasa aja -__-

*itu nama gue yang sebelahnya ada kolom kosong, gapunya NISN. sengaja fotonya digedein supaya nama gue keliatan *apasih**

dan, alhamdulillah juga gue nggak rieut kaya temen gue yang lain yang masih nyari univ. gue udah keterima di IKJ dari jauh-jauh harinya. mihihihi.

*yang dikotakin tuh. iya beneran itu gue kok yang lolos*

kalo nggak keliatan, klik aja fotonya, nanti ngegedein. bisi gapercaya itu gue.... sebelum pengumuman kelulusan, gue sama vale sama lambe janjian pagi-pagi dateng ke sekolah. padahal sama xena disuruh datengnya jam 9 -__- pas lagi makan bubur, ketemu kero yang abis lari pagi. untung rumahnya deket tu anak, jadi abis lari pagi dia mandi, terus ke sekolah. kocak emang. nggak lama yere dateng. selanjutnya kita bertiga narsisan pake seragam, yang tumbennya hari itu pada pake seragam rapi hihihi.

 *lihat mukanya, bahagia banget kan?*

*muka-muka lagi nunggu pengumuman. gaada tegang-tegangnya...*

setelah agak lama, sekolah ramean. nggak lama, pengumuman udah di upload di web. semua pada teriak-teriak lulus, gue juga. dan setelah itu, diumumin pengumuman buat prom nanti. abis itu pulang deh, gapenting emang.

garing kan tapinya kalau abis itu pulang? makanya gue *lagi-lagi* mencetuskan ide gila buat jalan-jalan ke depok. biasalah, anak bogor pengen ngegaul di depok. yaudah deh, ramena jalan ke sevel *di bogor kan gaada sevel -_-*, terus ramean juga pada nyerbu ke ujung tempat minuman. udah kaya mau demo deh demiiii -___- abis itu kita jalan ke mall *gatau mall apa lupa gue*. udah sih, seru-seruan aja ngerusuh kaya biasanya sampe dikirain lagi pada bolos sekolah *soalnya jam 10 an udah gentayangan di depok*

nah, sebenernya gue mau nyeritain prom sekolah gue. sekolah gue nggak kaya SMA lainnya yang acara prom sama perpisahannya dipisah. disatuin, mungkin maksudnya supaya hemat biaya, yaah gatau lah. ituuu acara paling ditunggu sama beberapa anak, meski anak-anak lainnya ada juga yang ngeluh 'kenapa harus dateng ke prom?' 'kenapa harus di situ promnya?' 'kenapa temanya harus.....bla bla bla' dan banyak lagi.

yah, gue netral sih, kepengen cepet prom tapi gue juga ngeluh di beberapa hal.

nah, sebagai cewek (setengah) tulen, gue juga ribet ngurusin buat hari h, cuma nggak selebay temen-temen gue sih yang sampe meni pedi segala macem menjelang hari h. gue aja dicariin dressnya sama vale, dandan aja di semprot dulu sama tante gue, bahkaaan rambut aja disuruh fena diapain. emang bener kata karel, nggak cocok gue jadi cewek *nangis*

yaudah, pas hari h gue tampil sedikit lebih beda dari biasanya. biasanya acak-acakan gitu kaya baru bangun. pas prommah udah kaya baru bangun terus mandi terus sisiran. apasih li....

 *kiri ke kanan: mia fena her gue chely vale rara ria beta sasa. duuh, tumben pada cantik....*


 *beda kan sama yang sehari-harinya? disuruh yere nengok, taunya difoto. yaudah, nyengir aja :|*

 *sama mami audrey dan yere. sengaja ngasih yang editan supaya gue keliatan putihan hahaha*

*dua belas sos tiga sama mami sukesiiii. bu, bakal kangen sama jayusan ibu nih :(*

awal acara itu rangkaian perpisahannya. ya gitu-gitu aja sih, sambutan dari guru ini itu, kepala sekolah sampe ketua panitia promnya, ngasih kenang-kenangan sama guru gitu-gitu. sama 10 besar peringkat tertinggi nilai UN. formalitas lah biasa gitu. nah, jadi setelah selingan makan baru prom yang sebenarnya dimulai. ada sampe filmnya prom. belom sehebat film-film pendek yang lainnya sih, tapi menurut gue itu kereeeeeeeen banget. gue juga ikutan sumbang video soalnya wakakak maaf yee geri lambe :p

sedihnya prom tahun gue tuh, ini prom terakhir juga buat pak andreas sama lao shi yanti *idolanya karel, katanya dia pengen foto bareng lao shi, tapi lao shinya bawa suaminya. gajadi deh*. yaah, gue sama pak andreas itu istilahnya udeh macem temen parah. kalo di luar kelas sih udah ngakak bareng lah, ngebodor bareng lah, kacau deh. guru-guru aja sampe ngecap gue aneke elsa yohanes dengan 'anak-anaknya pak andreas' -_- apa-apa nanyanya 'pasti nyariin pak andreas ya?' kalo di kelas inget status dia guru dan gue murid. meski kadang-kadang gue kena juga sih kalo ngobrol suka ditegor hahaha.

*kiri ke kanan: elsa aneke gue pak andreas yohanes. habis ini gaada deh ngumpul-ngumpul ngebahas ide gila*

kalo lao shi sih, dia emang ramah sama setiap murid. saking ramahnya, fansnya banyak banget. karel termasuk yang paling berat. dia juga suka nyapa, dan karena itu kita-kita juga jadi suka nyapa lao shi juga. yang paling keinget tuh lagu opening apa ya yang di beijing, anak-anak sampe apal tu lagu. juga film legenda ular putih. duuuh lao shi, jadi kangen diajar lao shi :(

back to topic, pak andreas sengaja ngeband sama anak-anak kelas dua belas, terus dia dapet semacam parcel isinya....... KECAP! iya, pak andreas adalah bukti nyata seorang Arial yang ada di novel 5cm! sama kaya Arial, dia juga suka bawa-bawa botol kecap kesukaannya. alasannya, 'kalo gak ada kan bisa tetep makan' gituuu. nggak seekstrim Arial tapi, dia nggak pernah makan pizza pake kecap. tapi, dia pernah gue sama elsa sama aneke hadiahin cupcake coklat, yang dalemnya diisi kecap dan dia gasadar -_- ternyata rasa kecap sama kaya rasa coklat dilidah dia err

setelah banyak band bermunculan, dan ngebawain lagu beraroma jazz *langsung jatuh cinta sama bandnya dita :** dan lagu-lagu lainnya, acara prom sebenarnya dimulai. yaituuuuu *jengjengjeng* DUGEM!!

 *muka nggak kontrol, kostum amuradul sama rambut udah nggak ngebentuk*

*muka gue sama chely hepi banget ya?*

patrick dasi udah pindah dari leher ke kepala, vale udah lupa sama betenya tentang tangan belangnya, siti juga udah joget-joget, anggi udah kaya bola basket loncat-loncat, dosi juga udah lupa sama rambutnya yang sebelumnya rapi, gue paling amuradul, rambut sama baju udah nggak kebentuk, shely juga udah bodo amat. semua cewek yang ikutan dugem sepatu-sepatu ceweknya udah dilepas. joget nggak karuan sampe nggak sadar siapa di sebelahnya, sampe pusing malah gue. DJnya kece banget, bisaan bikin suasana amuradul tapi seru parah. aduh nagih banget deh wakakak. pertama dan terakhir kayaknya ngerasain macam dugem gitu hahaha *curhat* nggak semua sih, ikutan yang ini. yang pengen aja, turun ke tengah. ada juga yang milih mojok sama temen-temennya liat kegilaan temen yang lain, ada yang pacaran kan gelep tuh terus mojok. ada yang foto-foto diluar masih rapi kaya pas masuk gedung, sampe yang nyomotin makanan sisa juga ada.....

gue sampe acara abis juga tetep joget sih, istirahat bentar gogoleran di lantai, terus lanjut lagi. gue liat rian heboh banget, karel juga, bahkan cindy juga ikutan joget. kalo kata karel, 'gue nggak pernah liat lu segila itu' dan gue juga nggak pernah liat temen-temen gue segila malem itu. pas acaranya selesai, gue keluar dan ketemu temen-temen yang masih rapi. yaudah, gue foto-foto juga deh, meski udah amuradul.

 *sama karel. udah sama-sama berantakan*

*ininih yang kalo ngumpul suka gradaan. yang dibawah bertiga yang selalu sekelas selama tiga tahun. duh bakal kangen nih*

udah deh, abis itu gue pulang sama fena vale beta. tapar parah. ah, buku tahunan sengaja akhir-akhir katanya. lucu kok, belom sempet difoto sih tapinya :| sampe rumah TL pada rame sama tft prom segala macem. emang BM23 nggak ada matinya deh! besoknya TL rame sama pegel-pegel selama beberapa hari. efek dugem...

ada beberapa foto pas gue masih rapi yang mau gue upload. jangan bosen liatnya ya, hihihi :3

 *lagi antri buat makan. tetep narsis*

 *foto sama abang arab. yang di tangan chely buku tahunan tuuuuh ;)*

 *cie ibu dapet kenang-kenangan dari anak-anak. patrick bawa pulang aja bu, gapapa...*

*mc: yaampun ada syena x factor! | xena: kenapa gue dipanggil-panggil? *salah fokus**

*foto gila sama abang arab dengan ancaman 'gak gue kasih diskon lo!'*

sebenernya banyak lagi sih fotonya, yang sama geri belom turun dari ipodnya vale *hiks* baydewei, geri ubah penampilan loh! sosoan mau ngeskin motongnya make silet malah luka, jadi pas prom ada plester nempel di jidatnya HAHAHA. emang gaada matinya si geri itu....

udahan ah, kepanjangan hahahaha

Jumat, 14 Juni 2013

udah basi, lewatin aja...

hahaha baru sempet posting nih -_-v maaf ya

tanggal 12 april kemaren pas hari jumat kan kebetulan yang punya blog ulang tahun. hari sebelumnya gue sama anak asa angkatan gue pada ngumpul-ngumpul sebelum UN (kejadiannya emang sebelum UN), ceritanyamah saling dukung gitu ya sebelum hari tenang. gue di bully abis-abisan sama arip, soalnya gue ulang tahun besok. abis itu ke rumah firli gara-gara di angkot ada bapak-bapak aneh yang duduknya mepet ke gue. anehdeh, mana cabul lagi nepok pantat gue hiiih! terus pulangnya dari rumah firli jam 7 abis curhat panjang lebar.

sebentar. ini kenapa jadi cerita yang ini sih?


oke, tengah malem, gue pikir anak-anak nggak akan ke rumah gue buat acara rutin "gerebek rumah yang ulang tahun pagi-pagi" soalnya hari seninnya mau ujian. jadi gue bobo cantik gitu deh dengan tenang.

ternyata gue salah.
pagi-pagi (jam 8) depan rumah gue rame. pagi-pagi suara motor yang lewat nggak nyelow banget, dan bikin gue setengah sadar. abis itu tidur lagi (kebluuuuuk!) soalnya gue kira tukang ketring gitu dateng. eh tiba-tiba lampu kamar gue dinyalain dan nenek gue ngebangunin gue
"li, itu temennya banyak di depan rumah"
DAMN! MEREKA DATENG DONG! dengan tampang baru bangun, gue keluar dan ngintip dari pintu ruang tamu. anak-anak yang ngeliat gue, pada teriak kesel
"YAAAH, KOK LO BANGUN SIH!?"
wakakak gue ngakak ngeliat yere, elsa, aneke, patrick, jojo sama cindy *iye, tu anak juga ikutan dateng hihi* dateng bawa kue yang belum dinyalain lilinnya. gue nyuruh mereka masuk, eh mereka malah ngotot nyuruh gue bobo lagi dikamar, seakan gue nggak bangun. yaudah gue pura-pura tidur dan mereka pura-pura bangunin gue. gagal totaaal.


habis itu, kita makan kue yang tadi dibawa mereka. bokap pulang dan gue ngadu ke bokap kalo temen-temen gue gagal bangunin gue soalnya gaada konfirmasi. jawabannya:
"udah bilang kok sama abeh. sotau kamu teh"
-____- bahkan bokap gue aja ngebully gue.
karena di rumah gue yang namanya cemilan pasti abis sehari, gue order pizza buat mereka, abis itu caw belajar bareng. awalnya gue sama cencen emang janjian mau belajar bareng. tapi, gara-gara tau anggotanya banyak, kita berdua jadi males gitu buat join. akhirnya kita join belajar bareng dirumah patrick. setelah calling ferdi buat join makan pizza bareng *yang tumbennya tu anak ngucapin hepi bersdey ke gue dengan kalimat utuh dan panjang!* kita akhirnya caw (yere gue pelek ferdi cindy) ke rumah patrick *kalo kata patrick, males liat yang modus-modus dirumah aul*. yang sisanya buat kelompok belajar lagi soalnya anak IPA.

oke, sebenernya manggil ferdi ke rumah gue juga ada alasan lain, kebetulan patrick bawa motor ninjanya *yang sekarang ilang :(* ke rumah gue dan dia nggak bisa bonceng orang. maka, ferdi datang buat boncengin gue. di jalan, patrick udah kece banget keliatannya, dikelaksonin orang yang bawa motor gede. gue sama ferdi cuma cekikikan berdua liat kejadian tadi. siplah, dengan sedikit ngebut, ferdi akhirnya sampe ke rumah patrick.

dan galama, emsi dateng juga buat belajar. abis itu pada ngedekem di freezer *baca: kamar patrick yang dinginnya ga manusiawi*. dan disinilah semua rahasia terbongkar. ferdi ketawa menang pas tau rahasia gue. emang nyebelin banget tu bocah -____- terus yere edit foto gue yang dijadiin DP sama ferdi. alhasil, semua contac gue ganti DP pake yang itu. err

*auldemort. Ferdi pasang DP dengan muka sumringah. editan yere*

*editan Vale. guenya serem, tapi isi pesennya so sweet :**

abis itu hape ditinggal diatas dan belajar dibawah. sorenya selesai dan pulaaaang ke rumah *dan kosan* masing-masing. gue nebeng emsi sampe rumah. malemnya gue dinner mewah soalnya gue ulang tahun. sumpah -___-v

emang nggak menarik sih, tapi menurut gue berkesan banget. bayangin, pagi-pagi temen-temen lo nyempetin dateng, padahal seninnya ujian nasional. kalo gue sih, udah ogah ikutan deh -_-v so, terimikici ya oikoskuuuu tambah cindy :* juga buat audrey dan ochie yang gabisa dateng hahaha makasih jugaa. speakernya kepake kook ;)

sama yang telat ngasih kado juga, si gerombolan gradaan. hihi lucu banget kadonya pas yang gue lagi pengenin :))) udah, gausah pada kuliah aja deh, ngelamar jadi dukun aja wakakak. sama ada hasil tes univ yang gue diterima di teknik industri lagi -__- anak IPS kok teknik sih........

yeah, lebih baik lateposting daripada nggak!